Lembur

Waktu mba Anna mo paraf form lemburanku bulan shafar lagi ada mas Iqbal disampingnya, trus mas Iqbal ngomong gini “mba Anna, ko dittd sih kan harusnya ga boleh, formnya itu kan surat perntah kerja harusnya diperintah sama atasannya dulu baru bisa lembur, selama ini temen2 itu salah.” dan tau ga saat itu aku langsung menangis dan sakit hati. sayang aja mba Anna langsung ngasih ke mas Iqbal kalo ga aku mau tarik lagi form lemburanku.Mungkin aku yang salah kali yah karena baru mau gajian aja aku bikin form lembur dan juga tiap hari pulang malem karena nunggu suamiku menjemput, dan aku nunggu juga bukan chatting ato ngenet, tapi nyelesaikan kerjaanku. saat itu aku bilang”aku ga mau ngisi form lembur lagi” tapi setelah curhat sama ka Lia trus dia bilang “ngisi aja yan toh itu hak kamu, lagian emang kamu kerja ko” setelah dipikir2 bener juga kata ka lia, trus daripada menyusahkan hati sendiri. ya..udah akhirnya tadi waktu sholat ashar aku bilang sama mba anna mo lembur buat ngerjain rekonsiliasi bank, dan pas pulang aku kasih form ke dia buat di ttd.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s