Mochi Melahirkan

Seumur-umur baru kali ini aku melihat bagaimana perjuangan seorang ibu melahirkan seorang anak, bagiku itu amat sangat amazing. Dalam kesakitan dan penderitaannya, dia tidak pernah lelah berjuang dan berputus asa agar anaknya dapat lahir dengan selamat.


Kemaren akhirnya kucingku yang cantik nan galak mochi melahirkan dan tidak tanggung-tanggung anaknya langsung tiga 😀

Berawal dari malam minggu, seperti biasa sebelum tidur pasti mochi memijit leherku atau suamiku, namun malam itu dia terlihat gelisah banget, mondar-mandir keluar trus balik lagi kekamar dan tidurpun maunya dielus-elus terus. Trus jam 3 abang bangunin aku soalnya ngeliat mochi seperti nyari tempat, wah udah mikir aja jangan2 waktunya mochi buat melahirkan nih..udah tuh langsung aja minta suamiku buat siapin dus dialas pake kain dan koran trus taro didepan tapi dia sepertinya ga nyaman akhirnya keliling rumah buat nyari tempatnya sendiri, mulai dari dibawah rak tv, trus pindah ke carrier box, trus balik lagi kekamar berarntakin rak buku, duh pokonya kita cape ngeliat dan ngikutin kemana maunya dia Trus jam 1-an akhirnya dia balik lagi ke dus yang udah disiapin dan langsung tiduran tuh tapi udah gitu nafasnya mulai ngos-ngosan (mungkin persiapan buat ngelahirin kali yah) ya..udah aku minta tolong abang aja buat mijitin mochi (soalnya aku lagi bikin kue), eh..ga beberapa lama beneran tuh ketubannya pecah dan mulai keluar janinnya, karena kita baru pertama kali mengurus kucing melahirkan dan ga punya ilmunya sama sekali, akhirnya aku minta abang mijit-mijit mochi sambil nyemangatin “ayo chi, keluarin trus udah keliatan tuh, semangat chi” ato kadang “mochi pinter,ayo ngeden udah mulai keluar tuh dedenya”, dan akhirnya keluar juga anak pertamanya yang masih berbalut lendir, trus dijilat-jilat sama mochi dan baru ternyata oh ternyata warnanya yang mirip jepang.


Nah karena merasa masih ada anaknya lagi diperut, aku sama abang nungguin aja didepan box kapan anaknya keluar..ternyata keluarnya 1 jam kemudian T_T, sama seperti pertama prosesnya pecah ketuban trus keluar deh anaknya, nah yang ketiga ini yang keluarnya kaki duluan sampe beberapa kali ngeden tuh akhirnya baru keluar. Ih ngeliat anaknya mochi kecil2 gitu trus lucu-lucu ngegemesin banget, tapi aku minta sama abang agar habis ini mochi disteril, kasian tau ngeliat dia seperti itu…tapi tugas yang harus dilaksanakan saat ini bagaimana merawat anaknya mochi dan menambah jumlah si kaki empat dirumahku…

Berjenggot atau berkumis

Temenku dhoni baru balik dari tugas ke Aceh selama satu minggu, trus waktu lagi ngumpul2 (meski masih dimeja tugas masing”) dia cerita tentang kebodohanya. 

Kan waktu keliling aceh bareng Zul sama Iwan, aku bawa mobil kantor trus lagi liat2 orang aceh disana aku langsung nanya ke mereka”kira-kira Cut Nyak Dien berkumis ato berjenggot yah?” kontan aja mba, zul sama iwan liat-liatan berdua ga ngeti pertanyaanku, trus zul nanya ke aku “mas dhoni pernah sekolah kan?, jadi tau dong kalo Cut Nyak Dien itu perempuan?” aku yah mba langsung ketawa-tawa bodoh gitu, aku pikir Cut Nyak Dien itu laki-laki mba”

Dan kita yang mendengarnya ketawa semua…

Dhon..dhon..waktu pelajaran sejarah bolos kali yah sampe Cut Nyak Dien dikira laki-laki…wkwkwkwkk…

DD Got Team Work

Masih dalam rangkaian Milad DD yang ke 18, kemaren tgl 19 Juli bertempat di kawasan Zona Madina Parung, diadakan acara Jambore keluarga besar DD dengan tema DD Got Team. 
Tujuan diadakan acara ini sebenarnya untuk lebih mendekatkan hubungan antara DD Pusat dengan jejaring.  Acaranya sendiri berisi permainan bersifat having fun, karena ya itu tujuannya selain mendekatkan diri sesama keluaraga besar DD juga sekaligus melepaskan diri sejenak dari penat dan pikiran yang namanya kerjaan, peserta dibagi menjadi 12 kelompok yang terdiri dari 10 orang dan diacak sehingga dalam satu tim tidak ada yang terdiri hanya DD Pusat atau 1 jejaring, yang pasti DD Pusat dan jejaring berbaur. Seru pastinya, karena yang selama ini hanya kenal muka atau ga pernah ketemu jadi kenal dan tau o..ini toh si ini, o.ini yang cuma kenal lewat telp doang, setelah masing-masing kelompok terbentuk maka disuruhlah untuk membuat nama kelompok dan yel-yelnya masing2. (ini yang lucu banget waktu masing2 memperagakan yel2nya)
Masing-masing  kelompok akan mengikuti 12 permainan yang ada dan setiap permainan akan ada poin sehingga kelompok dengan poin terbanyak akan menang dan mendapatkan hadiah berupa voucher senilai 1 juta, 750rb, dan 500rb, serta hadia doorprize yang sudah disediakan panitia.
Berhubung aku jadi panitia, jadi ga ikut deh permainnya dan aku ditugaskan dipermainan memasukan bola kedalam galon bareng mas fadhil, nah waktu bertugas kan ada peraturannya nih yaitu 1 kelompok dibagi 2 dengan 2 orang sebagai leader yang bertugas untuk menaruh bola dan memberikan instruksi ke teman2nya, sedangkan bolanya sendiri ditaro diatas acrilic yang dipasang 4-5 tali untuk menarik jadi masing2 kelompok mengatur bagaimana agar bola tidak jatuh kebawah dan bisa dibawa sehingga bisa dimasukan ke dalam galon, nah berarti kan kelompok harus mempunyai taktik dan cara tuh, nah waktu kelompok 3 maen trus aku bilang eh..ga boleh tuh bolanya harus dibawa keatas trus baru boleh deh diatur talinya, eh..trus ada yang protes dong “ah..mba dian curang ah..,kelompok yang laen boleh masa disini ga boleh” jiah..yang protes padahal udah ngelakuin juga sebelumnya., tapi ya sudahlah…
Setelah permainan selesai semua, saatnya mengumumkan pemenang dan doorprize (berharap dapet nih) dan lomba-lomba sebelumnya. dan diumumkan akhirnya yang menang adalah kelompok 7 yang menang dan emang belum beruntung kali yah, aku juga ga dapet doorprize.
Selesai acara jam 4-an, berhubung deket rumah langsung pulang deh, cape bo……
Sering2 deh ngadaian acara kaya gini, kan seru dan juga jadi mempererat hubungan antara DD Pusat dan jejaring, tapi ada yang kurang nih 😦 teman2ku di tim keuangan ga bisa ikut semua soalnya banyak pembayaran…(next time bisa diatur waktunya tuh biar bisa ikut semua)

Drama Musikal Big Love to Share

Drama musikal yang satu ini memang bukan seperti drama musikal laskar pelangi yang kemaren sukses besar dilaksanakan, tapi merupakan drama musikal yang diadakan oleh Dompet Dhuafa dalam rangka penyerahan penganugrahan DD Award yang tahun ini sudah sudah dilaksanakan untuk ketiga kalinya serta masih dalam rangkaian acara Milad DD yang ke-18 tanggal 2 Juli kemarin. Acaranya sendiri diselenggarakan di Theater Kecil Taman Ismail Marzuki dan bertemakan “Big Love to Share” yang dimainkan oleh anak-anak dari sanggar Teater Roda dan beberapa artis sebagai pendukung pemeran utama seperti Hedi Yunus, Ratna Listy dan Jarwo Kuat. Adapun penganugrahan DD Award diberikan kepada pihak2 yang memberikan inspirasi , berkarya dan berbakti buat lingkungan dan orang lain. Adapun Pemeerima DD Award sendiri adalah :
  1. Bidang Pendidikan yang diberikan kepada Mr. Kalend Osen sebagai penggagas kampung bahasa Inggris Pare di Kediri.
  2. Bidang Lingkungan yang diberikan kepada H.A Zakaria sebagai pelopor pertanian organik yang saat ini masuk program DD dibawah Naungan LPS (Lembaga Pertanian Sehat)
  3. Bidang Inspirasi Pemberdayaan yang diberikan kepada GO-JEK (Ojek motor profesional yang memberdayakan tukang ojek)
  4. Bidang Kerelawanan yang diberikan kepada Ustadz malik yang merupakan guru di pulau untung jawa yang mengajar tanpa digaji (sampai ada plesetan NGAJI=meNGAjar tanpa di gaJI), beliau dengan penuh keikhlasan mengajar anak2 di pulau untung jawa agar dapet membaca dan menulis.
  5. Bidang Kemandirian yang diberikan kepada Ir. Joko WIdodo yang merupakan walikota Solo.
Selain dari keenam kategori yang diberikan, ada juga penganugrahan untuk kategori media yang masing-masing diberikan dengan kategori :
  1. Rubrik Pemberdayaan Inspiratif yang diberikan kepada Rubrik “Sosok” di Kompas 
  2. Program Talkshow Insipiratif yang diberikan kepada program Mata Najwa dari Metro TV
  3. Program Reality Show Inspiratif yang diberikan kepada John Pantau 
  4. Program Dakwah Inspiratis yang diberikan kepada Rahasia Sunnah, dan
  5. Program Media Inspiratif yang diberikan kepada Harian Singgalang Padang

dan terakhir ada kategori khusus yaitu  Tokoh Pengabdian Umat yang diberikan kepada Alm. KH. DR. Zainudin MZ.