Perjalanan yang berharga

Ok, setelah cerita jalan-jalannya, sekarang cerita tentang agenda utamaku ke Malaysia kemaren *mengumpulkan ingatan yang tercerai berai*

Seperti yang aku ceritain sebelumnya, aku diikutsertakan dalam program magang ke PPZ (Pusat Pungutan Zakat) Malaysia selama 2 minggu bersama 5 teman lainnya yang tergabung dalam IADP (International Amil Development Program) yang merupakan program kaderisasi yang diadakan oleh IMZ untuk melahirkan calon amil (atau amil!) yang profesional, tangguh, berkarakter dan kompeten, dan tahun ini IMZ menggandeng PPZ untuk bekerjasama dalam program IADP. karena itu tujuan program magang kali ini adalah PPZ untuk mempelajari dan mendalami tentang PPZ serta pengelolaan zakat di Malaysia.

PPZ merupakan lembaga pemungut zakat semi pemerintah (kerajaan) yang didirikan pada tahun 1991 yang wilayah kerjanya meliputi Wilayah persekutuan yaitu Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan. Sedangkan untuk penyaluran zakat diserahkan kepada Majelis Agama Islam Wilayah Persekutuan (MAIWP) melalui baitulmaal yang ada di wilayah persekutuan tersebut.

Alhamdulillah selama 2 minggu disana, pihak PPZ menerima kita dengan hangat dan terbuka. Waktu pertama kali kita datang ke PPZ, langsung disambut oleh Bpk. Amran Hazali sebagai koordinator program intership kali ini yang merupakan Assistant GM Management Services & Quality, selanjutnya kami mendengarkan taklimat tentang sejarah dan perkembangan zakat di Malaysia dari Bpk. Haji Mohd Rais Haji Alias yang merupakan ketua pegawai eksekutif PPZ-MAIWP. 

Minggu pertama, kami lalui dengan penjelasan tentang divisi-divisi yang ada di PPZ, dan setiap divisi memiliki fungsi dan target yang berbeda, dan satu sama lain saling berkaitan dan mendukung agar tujuan PPZ untuk mencapai target penerimaan zakat terpenuhi. Tahun 2012 saja PPZ menargetkan penerimaan zakat sebesar 360 jt RM, dan sampai dengan bulan september ini penerimaan sudah mencapai 240 jt RM, dan optimis target akan tercapai mengingat puncak penerimaan selain di bulan Ramadhan tapi juga di akhir tahun.

Sebagai lembaga pemungut zakat, PPZ slalu berusaha menyadarkan masyarakat muslim akan kewajibannya berzakat, untuk  itu PPZ terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, berbagai kegiatan dan penyampaian penyampaian informasi melalui media sesantiasa digalakkan, kerjasama dengan perusahaan ataupun lembaga lain terus dilakukan.

    Dengan motto “PPZ-MAIWP memudahkan anda dalam menunaikan zakat”, PPZ senantiasa memberikan berusaha memberikan berbagai fasilitas kemudahan dalam melakukan pembayaran zakat, antara lain :
  • konter kas PPZ yang saat ini sudah ada 10 konter yang terdapat di  Shamelin, Daruzakkah, Masjid Negara, Wangsa Maju, Putrajaya, Masjid At-Taqwa TTDI, Masjid Abd Rahman Auf (Puchong), Masjid Imam Al-Ghazali (Kepong), Labuan, dan yang terbaru UTC Pudu Sentral yang baru diresmikan tanggal 22 September 2012. Selain menerima pembayaran zakat dalam bentuk tunai, juga menerima pembayaran dalam bentuk cek, kad kredit perbankan islam, kad debit/ATM, MEPS Cash.
  • Bank, saat ini PPZ memiliki 18 rekening di bank yang berbeda, dan PPZ bekerjasama dengan bank untuk membuka konter, jadi muzzaki ketika membayar zakat via bank akan dilayani petugas konter dan mengisi form khusus pembayaran zakat, kemudian petugas bank akan menerima uangnya, untuk kemudian disetor ke rekening PPZ yang ada di bank tersebut, dan pihak bank akan mengirimkan laporan total penerimaan yang diterima setiap hari.
  • konter penjabat pos  diseluruh wilayah persekutuan, sama seperti bank, dimana muzzaki dapat melakukan pembayaran zakatnya via kantor pos, dengan mengisi form khusus pembayaran zakat, dan kemudian diinput di sistem pos, kemudian muzzaki akan menerima slip pembayaran. Pihak kantor pos akan mengirimkan laporan setiap hari kepada PPZ.
  • Skim potongan gaji, merupakan kerjasama PPZ dengan perusahaan untuk melakukan potongan gaji bagi karyawan yang membayar zakat. Sampai saat ini sudah 2.700 perusahaan yang sudah bekerjasama dan merupakan metode pembayaran yang paling diminati, sehingga penerimaan zakat via skim potongan gaji merupakan penerimaan terbesar dari total zakat yang dihimpun.
  • Selain fasilitas pembayaran diatas terdapat fasilitas pembayaran lain yaitu kiriman pos, SMS-Zakat (Mobile Money), Mesin ATM Kios, bahkan saat ini yang terbaru melalui media web (zakat.com.my) dan Iayanan iZakat yang dapat diunduh di ponsel berbasis Android, serta konter bergerak.

 PPZ memiliki sistem komputer berintegrasi yang di sebut SIZA (Sistem Integrasi Zakat), sistem komputer berbasis online ini amat sangat mendukung kinerja PPZ. Setiap informasi yang dibutuhkan dapat disajikan dengan cepat, akurat dan tentu saja slalu update, baik itu informasi kelembagaan maupun informasi lainnya, jadi laporan akan penerimaan zakat akan selalu update, bahkan untuk laporan keuangan. PPZ juga memiliki sistem elektronik filing yang disebut DR. DOK, namun baru digunakan disatu divisi untuk surat masuk dan keluar.

Selain ke PPZ, diminggu kedua kami diajak berkunjung ke MAIWP (Majelis Agama Islam Wialyah Persekutuan) untuk mengetahui bagaimana sistem penyaluran zakat yang dilakukan oleh MAIWP melalui baitulmal atas dana zakat yang sudah dihimpun oleh PPZ, MAIWP memiliki 28 skim (bentuk) bantuan yang diberikan kepada mustahik. baik itu bantuan hidup, pendidikan, kesehatan, modal kerja, dll, seperti pepatah “berikan kailnya jangan ikannya”, baitulmal berusaha agar setiap dana yang disalurkan dapat bermanfaat dan membantu meningkatan perekonomian mustahik, sehingga nantinya tujuan jangka panjang agar tidak ada lagi masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, dan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.  Karena lembaga penghimpun dan penyaluran zakat berbeda maka hak amil dari 1/8 dana zakat, baik PPZ maupun baitulmal mendapatkan 1/16 dari total hak amil.

Kemudian berkunjung JAWHAR (Jabatan Wakaf Zakat dan Haji) di Putrajaya, dan menyampaikan tentang perkembangan wakaf di Malaysia yang potensi dananya sangat besar dan Malaysia menerapkan konsep Wakaf Produktif (bisa langsung ke webnya untuk penjelasan lebih lanjut), dan berikutnya ke IKAZ (Institut Kajian Zakat) yang merupakan lembaga kajian zakat. 


Untuk mengetahui bagaimana proses menerimaan zakat dikonter, kami diajak ke konter kas PPZ di Masjid Negara dan konter terbaru di UPC Pudu Sentral, ke konter bank BMI dan konter kantor pos. Dan setiap kita berkunjung slalu disambut dengan hangat dan bersahabat, menjelaskan secara detail tentang proses pembayaran zakat, mulai dari muzzaki datang ke konter, kemudian mengisi form pembayaran zakat, selanjutnya diinput di SIZA dan menerima kuitansi pembayaran zakatnya, untuk ID muzzaki PPZ menggunakan ID Card (KTP) sehingga semakin memudahkan dalam setiap pendataan. Sedangkan untuk konter bank dan pos berbeda, karena terkait dengan pihak ketiga, jadi setiap muzzaki yang membayar zakat akan menerima slip pembayaran dari pihak bank dan pos, tapi kemudian muzzaki akan menerima kuitansi asli dari PPZ paling lambat 14 hari kerja.

 Banyak pelajaran dan ilmu yang dapat diambil selama perjalanan 2 pekan itu. Bagaimana keseriusan pemerintah Malaysia dalam mendukung perkembangan zakat di Malaysia dengan kebijakannya memberikan rebat tax atau potongan pajak bagi masyarakat yang membayar zakat, membuat masyarakat muslim semakin sadar akan kewajibannya  berzakat. Lembaga pengelola zakat yang profesional dan amanah dengan sistemnya yang sangat rapi, dan penyaluran zakat yang tepat sasaran sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, menjadi faktor pendukung satu sama lain akan meningkatnya penerimaan zakat di Malaysia dari tahun ke tahun, dan nantinya dana zakat dapat berperan secara signifikan untuk mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyakat, mengurangi angka kemiskinan dan meratakan aset dan sumber-sumber ekonomi pada seluruh masyarakat sehingga tercapai masayarakat yang makmur dan sejahtera.
 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s