Bahagia berubah Duka

Cuma di Indonesia *ato negara lain juga* yang kalo mengadakan pernikahan mesti tanggal cantik *eh iya ga sih*, seperti sabtu kemaren tgl 10/11/12, dimana dianggap tanggal cantik dan mudah diinget jadi hari pernikahan, alhasil kemana-mana maacccettt parah banget karena dimana -mana ngadain pesta pernikahan, dan kebetulan temen kantorku juga menikah dihari itu, dan tau ga sih.? itu kondangan paling lama yang aku rasain, bayangin aja berangkat dari kantor karena bareng sama temen2 jam 9 balik-balik jam 5 sore aja, padahal kita ditempat resepsi paling 1 jam doang, tapi emang sih kondangannya didaerah Mauk sana, tapi ya ga gitu juga kale perjalanannya, sampe aku beberapa kali tidur bangun ga nyampe2 dan pantat panas kebanyakan duduk.
 Ok, cerita perjalanannya cukup, yang aku pengen ceritain adalah ceita tentang temanku yang jadi pengantin Usman dan Lia, di hari yang sama dengan pernikahan mereka ibunya Usman meninggal, duh sedih ga sih dengernya,  Memang sih waktu kita kondangan ibunya lagi istirahat karena sempet pingsan kelelahan, tapi siapa yang nyangka sih kalo sorenya beliau sudah tiada. Tentu yang paling shock temenku itu, karena harusnya itu menjadi hari bahagia buat dia, tapi kemudian berubah menjadi duka dan dia baru dikabari malemnya bahwa sang bunda sudah tiada.
Hal ini juga terjadi sama temen SMPku Eka 4 tahun lalu, jadi waktu aku mo kondangan kerumahnya, nining ngabarin bahwa ibunya Eka meninggal setelah akad nikahnya. Dan bergitu sampe rumahnya sempet bingung karena listrik mati dan Eka sang penganten cuma pake kaos dan celana panjang aja, duh kaya ga ada acara pernikahan pokonya,.kemudian aku ngasih ucapan selamat atas pernikahannya , selanjutnya belasungkawa atas menginggalnya ibu. dan ibunya ga disemayamin dirumahnya tapi rumah sodaranya yang ga jauh dari rumahnya, dan akan dimakamkan sore itu juga.
Duh, aku sedih banget dengernya, bagaimana kalo aku yang mengalaminya, pasti aku ga akan kuat menghadapinya. Tapi yang namanya ketentuan Allah sudah ditetapikan, kita hanya tau kematian pasti datang pada kita, tapi kita ga tau kapan waktunya. Untuk Usman, Lia, dan Eka, semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan, ketabahan dan kelapangan untuk kalian semua
 

 
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s