Selamat kepala 3 Abang :D

Harusnya sih postingan ini ditulis tanggal 23 kemaren, tapi apa daya kerjaan ada aja #soksibuk
Hari rabu tanggal 23 kemaren, abangku berulangtahun yang ke 30 *yeay kita sekarang udah sama2 kepala 3 yah bang* yang berarti kita udah bertambah tua :P.  Tapi kata abang “tetep tuaan ade lah”, ish padahal kan kita cuma beda setahun, itu juga kurang sebulan alias selisih cuma 11 bulan doang jadi tetep lah kita sepantaran #istrigamaukalah hihihi.. 

Ga ada yang spesial yah di hari ultah abang, cuma ucapan selamat dan doa yang ade diberikan, tepat jam 12 malem, itupun karena emang kebiasaan kita berdua tidur lewat tengah malem, tapi karena ade ga beli kue ultah, jadilah ade ngucapinnya lewat WA karena disitu ada icon kue ultahnya, padahal kita duduk berdampingan hahaha.
Tapi abis itu tetep dong ngasih ucapan langsung plus doa buat abang, kan katanya doa istri yang sholehah kepada suami pasti dikabulkan Allah. tapi kalo kado beli sendiri yah pake uang abang dan traktirannya tetep ditunggu #teteup


Selamat ulang tahun abang,
Semoga Allah senantiasa melindungimu,
Diberi kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan
Semakin dewasa dan bijaksana
Dilimpahkan rejeki yang halal dan berkah, dan
Menjadi suami yang sholeh dan imam yang terbaik buat ade
#Amiinn

 

 

Tipe Pelaku Peka

Abis baca blognya mba putri yang ini, jadi tertarik pengen ikutan tes kepribadian juga di ipersonic.net, dan hasilnya ternyata aku ini tipe pelaku peka, tipe apa itu? ini dia penjelasannya…

Tipe Pelaku Peka adalah orang-orang yang lembut, rendah
hati, dan pendiam. Mereka menangani kehidupan sehari-hari dengan baik
dan menyukai keleluasaan pribadi mereka. Dengan sifat optimis dan tidak
banyak bicara, mereka juga adalah pendengar yang baik yang sering
dicari orang dan orang lain merasa nyaman ditemani mereka. Singkatnya,
tipe ini adalah yang paling mudah disukai dan paling ramah di antara
semua tipe kepribadian. Toleransi dan sikap hormat kepada orang lain
membuat kepribadian mereka menonjol. Mereka sangat penuh kasih sayang,
murah hati, dan selalu bersedia membantu. Mereka terbuka dan tertarik
pada segala hal baru atau yang tidak diketahui oleh mereka. Namun
demikian, jika sistem nilai dalam diri atau perasaan keadilan mereka
dilukai, tipe Pelaku Peka dapat sekonyong-konyong dan secara mengejutkan
menjadi keras dan tegas.

Tipe Pelaku Peka menikmati kenyamanan
kehidupan sebaik-baiknya. Mereka sangat bahagia dalam kehidupan
sehari-hari. Tipe Pelaku Peka biasanya seniman berbakat atau perajin
yang amat trampil. Kreativitas, imajinasi, dan terutama persepsi yang
tajam hanya sedikit dari kekuatan mereka. Tipe Pelaku Peka sangat
berorientasi pada kekinian; perencanaan jangka panjang dan persiapan
tidak menarik bagi mereka. Mereka menghadapi hidup sebagaimana
datangnya dan bereaksi dengan luwes terhadap tuntutan sehari-hari.
Mereka tidak menyukai terlalu banyak rutinitas dan hal-hal yang bisa
ditebak. Bakat mereka muncul ke permukaan ketika proses pekerjaan
beragam dan tidak ada banyak aturan. Tipe Pelaku Peka suka bekerja
sendiri; jika mereka menjadi bagian dari tim, mereka tidak terlibat
dalam permainan persaingan atau kekuasaan dan lebih memilih hidup dan
bekerja sama secara harmonis dan terbuka.

Tipe Pelaku Peka sangat
puas dengan lingkaran pertemanan yang kecil namun akrab karena
kebutuhan kontak sosial mereka tidak terlalu besar. Di sini mereka juga
menghindari konflik – pertengkaran dan perselisihan menimbulkan cukup
banyak ketegangan bagi mereka. Tipe Pelaku Peka biasanya sangat
menyukai binatang dan sangat pandai berhadapan dengan anak kecil.
Sebagai pasangan, tipe ini setia dan dapat diandalkan serta bersedia
mencurahkan diri ke dalam suatu hubungan. Saling menghargai dan
toleransi sangat penting bagi tipe Pelaku Peka. Kecintaan mereka
terhadap kesenangan menjadikan mereka teman yang menyenangkan yang
dengan mereka seseorang dapat mengalami saat-saat yang intens. Mereka
suka memperlakukan pasangan mereka dengan penuh perhatian, memberi
mereka hadiah-hadiah kecil, dan sangat peka terhadap kebutuhan-kebutuhan
pasangannya – seringnya lebih dibanding terhadap kebutuhan mereka
sendiri. Namun demikian, jika mereka bertemu orang yang salah, mereka
memiliki risiko dimanfaatkan. Mereka akan mengalami kekecewaan mendalam
jika itu terjadi.

Hujan di Jumat Siang

Sepertinya cuaca beberapa minggu ini ga menentu, dari pagi sampe siang panasnya terik minta ampun, tiba-tiba ga lama kemudian bisa berubah mendung trus hujan turun dengan derasnya disertai angin yang kencang.

Begitu pula hari ini, waktu mau makan siang di kantin bareng temen2, baru aja keluar kantor, ngerasain tuh yang namanya panas matahari, sampe jalan pun mesti nunduk2 biar ga silau, untung kantinnya ada pohon besar jadi ga panas2 banget.

Lagi asyik2 makan sambil ngobrol, langit berubah gelap trus tau-tau ujan turun disertai angin, awalnya kita biasa aja masih ngobrol2 sambil hahahihi, paling cuma keciptratan air hujan aja karena kantinnya terbuka, tapi kemudian hujannya makin deras disertai petir, ditambah anginnya makin kencang sampe pohon di depan kantin pun bergoyang, bahkan  ranting2 di pohon sampe buah mangga yang belum mateng pun berjatuhan di atap kantin, mulailah agak khawatir sampe mesti mojok2 duduknya karena takut ada yang jatuh dari atap, dan bahkan sekarang bukan cuma kecipratan hujan lagi, tapi udah kebasahan, bahkan ibu2 yang duduk di sebrang mejaku pun teriak kebasahan, dan ga lama kemudian…….
“prranggggg”
Kaca ruko di samping kantin jatoh, untunglah jatohnya di pinggir dan ga ada yang kena, tapi suasana kantin jadi rame, karena khawatir anginnya makin kencang dan ada yang jatuh lagi, akhirnya pada buru-buru bayar makanan masing2 trus balik ke kantor lewat depan ruko2 meski masih hujan, dan alhamdulilah nyampe kantor dengan selamat meski baju basah.
Duh, serem banget kejadian tadi, semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari marabahaya dan musibah.
Apakah di daerah kalian siang ini begitu juga?!

ini pohon yang di depan kantin batangnya ga terlalu besar, makanya khawatir kalo kena angin yang kenceng banget bakal patah, dan dipinggir kantin itulah ada kaca jendela yang jatoh dan untungnya ga ada yang kena

masih hujan deras, dan kita jalan lewat depan ruko.

Hi Nyah, Turun Ranjang Nyah!

Hi Nyah,

Kenapa kalo manggil Nyah yang terbayang adalah seorang ibu2 separo baya yang berkebaya, berdandan menor dengan rambutnya yang disasak tinggi yah ? Tapi kamu ga gitu nyah, kamu wanita cantik dengan bodi slim yang anggun dengan jilbabnya.

Nyah, Aku pertama kali ngeliat akun dirimu di blognya mba noni, kamu sering komen disana, dan akhirnya aku memberanikan diri untuk mengklik namamu dan voila akhirnya mampir di rumah mayamu itu.

Nyah, aku suka dengan blogmu yang penuh dengan puisi dan cerpen, dirimu bisa mencurahkan perasaan senang, gundah, sedih, bahkan kekecewaan dan kehilanganmu dalam untaian bait2 puisi yang begitu mendalam, meski kadang aku ga ngerti nyah maknanya.

Nyah, aku kadang suka senyum2 dengan kejadian konyol yang kamu ceritain misalnya  tentang kejadian waktu kamu ditertawakan tukang parkir karena salah ambil mobil, atau ikutan takut waktu cerita tentang kantormu yang ada “penghuninya”, serta ikut merasakan kehangatan ketika kamu cerita tentang keluarga kecilmu khususnya Ara putri kecilmu itu.

Nyah, tau ga yang paling aku suka dari blogmu, itu lho cerpen yang judulnya “Turun Ranjang”, hihihi aneh yah, tapi entah kenapa nyah, waktu baca, aku ikut merasakan perasaan sang adik yang begitu tau kalo kakaknya ternyata menyukai lelaki yang sama, dia tidak bisa memberitahu bahwa dia sedang bersama pangeran idaman sang kakak, karena itu berarti menghancurkan perasaan sang kaka, hingga akhirnya dia memendam perasaaannya sendiri tanpa sepengetahuan sang kaka hingga kematiannya.

Nyah, teruslah menulis dan jangan biarkan blogmu terhenti di angka 3, tapi semoga berumur panjang dengan karya2 tulisanmu yang cetar membahana.

Udah ah nyah, ternyata cape juga kalo disuruh nulis, saya balik kerja lagi yah nyah, *ambil sapu, pel dan kemoceng*
ps. Nyah, jangan lupa gaji saya yah :))


Back to Reality

I’m back…..

Setelah kemaren long weekend ditambah cuti dari hari kamis, bener2 full 5 hari libur.

Puas ?! tentu aja, apalagi kemaren sempet jalan2 ke Taman Safari berdua abang, trus 2 hari berikutnya ke The Jungle waterpark barengan keluarga kaka ipar.Seru, asyik dan menyenangkan bisa liburan bareng.

Postingan jalan2 kemaren, mudah2an segera tayang *tsah, kaya ada yang baca aja*, sekarang balik ke kerjaan dulu yang udah setia menanti di depan mata 🙂


Selamat hari selasa kawan dan selamat bekerja, weekend tinggal 4 hari lagi lho 😀 *baru aja masuk udah ngomong libur lagi*